Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Education, Language, and Art (ELA) merupakan jurnal ilmiah yang menjadi wadah bagi akademisi dan praktisi dalam mempublikasikan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat khususnya dalam bidang pendidikan, bahasa, dan seni. Education, Language, and Art (ELA) diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung. Education, Language, and Art (ELA) ter... Readmore

Current Issue

Education, Language, and Art (ELA) merupakan jurnal ilmiah yang menjadi wadah bagi akademisi dan praktisi dalam mempublikasikan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat khususnya dalam bidang pendidikan, bahasa, dan seni. Education, Language, and Art (ELA) diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung. Education, Language, and Art (ELA) terbit dua kali setahun yaitu Bulan April/Mei dan September/Oktober.

E-ISSN: 2830-5205

Published
2025-10-13

Articles

PELATIHAN METODE QUANTUM READING KITAB AL LUBAB UNTUK PENINGKATAN KOMPETENSI DALAM MEMPELAJARI KITAB MATAN AL GHAYAH WA TAQRIB DI MTs PROGRESIF BUMI SHALAWAT TULANGAN SIDOARJO

In today’s era of globalization and technology, studying classical texts is increasingly challenging, often hindered by classical Arabic and passive traditional methods that make comprehension difficult. Innovation is needed to ease Arabic understanding while preserving Islamic scholarly values. This study aims to enhance reading and comprehension skills in Matan Ghayah wa Taqrib through the Quantum Reading Method of Kitab Al-Lubab at MTs Progresif Bumi Shalawat Tulangan Sidoarjo. Using the Participatory Action Research (PAR) approach, teachers and students are involved in planning, action, observation, and reflection. The stages include identifying problems, analyzing causes, determining solutions, designing training, and implementing gradually. The results of the Quantum Reading Kitab Al-Lubab program show a significant improvement in reading speed, comprehension, and cognitive competence. Students become more active, engaged, and focused. This method proves effective and relevant for the modern generation and serves as a strategic approach to strengthening religious literacy and enhancing Islamic education quality in madrasah.   Di tengah era globalisasi dan kemajuan teknologi saat ini, mempelajari teks-teks klasik menjadi semakin menantang namun prosesnya kerap terhambat oleh bahasa Arab klasik dan metode tradisional yang pasif, sehingga kesulitan memahami isi teks. Dibutuhkan inovasi untuk mempermudah dalam memahami bahasa Arab dan tetap menjaga nilai-nilai keilmuan Islam. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kompetensi membaca dan memahami kitab Matan Ghayah wa Taqrib melalui penerapan Metode Quantum Reading Kitab Al Lubab di MTs Progresif Bumi Shalawat Tulangan Sidoarjo. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), melibatkan guru dan peserta didik dalam perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Tahapannya mencakup identifikasi masalah, analisis akar penyebab, penentuan solusi, perancangan pelatihan, serta implementasi bertahap. Hasil PKM Quantum Reading Kitab Al Lubab menunjukkan secara nyata peningkatan kecepatan membaca, pemahaman isi, dan kompetensi kognitif. Peserta didik menjadi lebih aktif, terlibat, serta fokus dalam pembelajaran. Metode ini terbukti efektif dan relevan bagi generasi modern, sekaligus menjadi alternatif strategis untuk memperkuat literasi keagamaan serta meningkatkan kualitas pendidikan Islam di madrasah.

PENGARUH PENGAJIAN JUMAT PAHING KITAB FATHUL QORIB TERHADAP PENGUATAN UBUDIAH MASYARAKAT DESA TAMBAK LEKOK

This study aims to examine the influence of the regular Friday Pahing recitation (pengajian) of the book Fathul Qorib on strengthening the ‘ubudiyyah’ dimension of the community in Tambak Lekok Village, Pasuruan Regency. The method used is a mixed quantitative and qualitative approach, collecting data by means of questionnaires, in-depth interviews, and participatory observation among villagers who regularly attend the recitation. The findings indicate that the Friday Pahing recitation contributes positively to increasing individual worship awareness (prayer, dhikr, Qur’an recital) and collective worship practices (mutual aid, community solidarity). The study also finds a statistically significant difference between regular participants and non-regular participants in the ubudiyyah dimension. Identified constraints include limited time, venue facilities for recitation, and variability in attendance intensity. The study recommends strengthening village religious structures and improving facilities so that the recitation can more optimally motivate the community   Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh rutin pengajian pada hari Jumat Pahing dengan pembacaan dan kajian kitab Fathul Qorib terhadap penguatan aspek ubudiah dalam kehidupan masyarakat Desa Tambak Lekok, Kabupaten Pasuruan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dan kualitatif dengan pengumpulan data melalui angket, wawancara mendalam, serta observasi partisipatif pada masyarakat yang rutin mengikuti pengajian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengajian Jumat Pahing memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kesadaran ibadah pribadi (shalat, dzikir, tilawah) dan kolektif (gotong-royong, solidaritas masyarakat). Temuan juga menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara peserta rutin dan yang tidak rutin dalam aspek ubudiah. Kendala yang ditemukan yaitu keterbatasan waktu, fasilitas tempat pengajian, dan variabilitas intensitas kehadiran. Penelitian ini merekomendasikan penguatan struktur keagamaan desa dan peningkatan fasilitas agar pengajian lebih optimal dalam memotivasi masyarakat.

PELATIHAN PENGURUSAN JENAZAH SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PEMAHAMAN DAN KETERAMPILAN MASYARAKAT DESA PETUNG

This journal describes a community service program (PKL) aimed at providing an in-depth explanation and understanding of the practice of venerating the dead in accordance with Islamic law to the Muslim community of Petung Village. We engaged experienced speakers in funeral arrangements, and involved Petung Village Community Service Program (KKN) participants as intermediaries between the Petung Village community and the speakers. The participants also participated in the funeral arrangements themselves. During the funeral training, the speakers explained and demonstrated the procedures for venerating the dead in accordance with religious teachings, incorporating elements of invitation as part of both oral and written da'wah (propaganda). The funeral training included distributing shrouds, bathing, shrouding, and praying over the body. By providing education, understanding, and training to the Petung Village community, we hope to enhance their understanding and develop skills that can be used in situations involving funeral arrangements in Petung Village. Apart from providing benefits to the community, this service activity also provides benefits for students participating in KKN in Petung Village, and can be applied in life when in the community and students have skills in venerating corpses and gain very valuable learning experiences.   Jurnal ini menggambarkan pengabdian kuliah kerja nyata yang bertujuan untuk memberikan penjelasan dan memamahami secara mendalam praktik pemuliaan jenazah sesuai dengan syari’at agama Islam kepada masyarakat Desa Petung yang beragama Islam. Kami melibatkan pemateri yang benar benar sudah berpengalaman dalam kepengurusan jenazah dan melibatkan peserta KKN Desa Petung sebagai perantara antara masyarakat Desa Petung dan pemateri, serta peserta KKN ikut andil dalam praktik kepengurusan jenazah. Selama proses pelatihan pengurusan jenazah pemateri menjelaskan dan mempraktikkan mengenai tata cara pemuliaan jenazah sesuai ajaran agama serta memasukkan unsur-unsur ajakan sebagai dakwah bil lisan dan bil hal. Praktik pelatihan jenazah meliputi membagi kain kafan, memandikan, mengkafani, serta mensholatkan jenazah. Dengan memberikan pengajaran, pemahaman dan pelatihan kepada masyarakat Desa Petung kami berharap agar masyarakat Desa Petung lebih paham serta mengembangkan ketrampilan masyarakat yang dapat digunakan dalam situasi ketika menghadapi pengurusan jenazah di Desa Petung. Selain memberikan manfaat kepada masyarakat kegatan pengabdian ini juga memberikan manfaat bagi mahasiswa peserta KKN di Desa Petung, dan bisa diterapkan dalam kehidupan ketika bermasyarakat serta mahasiswa memiliki ketrampilan dalam memuliakan jenazah dan memperoleh pengalaman belajar yang sangat berharga.

PENINGKATAN KEMAMPUAN PERSUASIF BAGI CALON GURU DALAM PEMBELAJARAN SEBAGAI MISI PEMBENTUKAN KARAKTER PESERTA DIDIK

The purpose of this community service is to assist teachers in using persuasive skills to improve their self-image as role models, broaden prospective teachers' insight into the application of persuasive language in learning, and train prospective teachers in using persuasive language in learning activities. Furthermore, the training on the use of persuasive language will implement forms of persuasive language where all training participants can learn through their experiences so that the planned objectives can be achieved optimally. The methods used in this training are lectures, questions and answers, discussions, demonstrations, and assignments. The number of participants in this training is targeted at 30 people. Evaluation in this training will be carried out at the beginning of the training, during the training process, and when the training ends. At the beginning of the training, participants will be given a pre-test. Evaluation during the training process will determine the ability of teachers in using speech acts in learning. The training is considered successful if more than 90% of participants are active during the training process. Furthermore, the evaluation at the end of the training, participants are given the task of creating forms of conversation involving speech acts in learning and then practicing them in the form of peer teaching.   Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk membantu guru dalam menggunakan keterampilan persuasif untuk meningkatkan citra diri sebagai panutan, memperluas wawasan calon guru tentang penerapan bahasa persuasif dalam pembelajaran, dan melatih calon guru dalam menggunakan bahasa persuasif dalam kegiatan pembelajaran. Lebih lanjut, pelatihan penggunaan bahasa persuasif akan menerapkan bentuk-bentuk bahasa persuasif di mana seluruh peserta pelatihan dapat belajar melalui pengalamannya sehingga tujuan yang direncanakan dapat tercapai secara optimal. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah ceramah, tanya jawab, diskusi, demonstrasi, dan penugasan. Jumlah peserta pelatihan ini ditargetkan sebanyak 30 orang. Evaluasi dalam pelatihan ini akan dilakukan di awal pelatihan, selama proses pelatihan, dan setelah pelatihan berakhir. Di awal pelatihan, peserta akan diberikan pre-test. Evaluasi selama proses pelatihan akan menentukan kemampuan guru dalam menggunakan tindak tutur dalam pembelajaran. Pelatihan dianggap berhasil apabila lebih dari 90% peserta aktif selama proses pelatihan. Selanjutnya, pada evaluasi di akhir pelatihan, peserta diberi tugas untuk menciptakan bentuk-bentuk percakapan yang melibatkan tindak tutur dalam pembelajaran dan kemudian mempraktikkannya dalam bentuk peer teaching.

PERAN MAHASISWA KKN DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA AL QUR’AN DI TPQ DARUL ALAM DESA PURWOGONDO

This study aims to evaluate the role of KKN students in improving the quality of Quranic learning at the Darul Alam Islamic Boarding School (TPQ) in Purwogondo Village. This non-formal institution, established in 2023, has approximately 30 students and teaches Quranic reading, prayer, supplications, and short surahs. The study used observation, interviews, and documentation methods during the KKN period, from July 22 to August 24, 2025. The results indicate that the KKN student intervention successfully varied teaching methods, increased students' learning motivation, and improved Quranic recitation fluency with more accurate pronunciation and tajweed. Challenges encountered included differences in ability among students, limited study time, and suboptimal supporting facilities. Overall, the program has brought short-term benefits in the form of improved reading skills, initial understanding of Islamic teachings, and the formation of positive habits. Expected long-term benefits include the formation of strong Islamic character, a generation of role models, spiritual resilience, and the continuity of religious education. This study concludes that the presence of KKN students at TPQ Darul Alam can be a catalyst for change in the quality of local Quranic education if supported by teacher training, adequate facilities, and active community involvement.   Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peran mahasiswa KKN dalam meningkatkan mutu pembelajaran Al-Qur’an di TPQ Darul Alam, Desa Purwogondo. Lembaga non-formal yang berdiri tahun 2023 ini memiliki sekitar 30 santri dan bergerak dalam pengajaran membaca Al-Qur’an, sholat, doa-doa, dan surat-surat pendek. Penelitian menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi selama masa KKN dari 22 Juli hingga 24 Agustus 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi mahasiswa KKN berhasil memberikan variasi metode pengajaran, meningkatkan motivasi belajar santri, dan memperbaiki kefasihan membaca Al-Qur’an dengan pelafalan serta tajwid yang lebih tepat. Kendala yang muncul antara lain perbedaan kemampuan antar santri, keterbatasan waktu belajar, dan sarana pendukung yang belum optimal. Secara keseluruhan, program ini telah membawa manfaat jangka pendek berupa peningkatan kemampuan membaca, pemahaman awal ajaran Islam, serta pembentukan kebiasaan positif. Manfaat jangka panjang yang diharapkan meliputi pembentukan karakter Islami yang kuat, generasi teladan, ketahanan spiritual, dan kesinambungan pendidikan keagamaan. Studi ini menyimpulkan bahwa kehadiran mahasiswa KKN di TPQ Darul Alam dapat menjadi katalisator perubahan dalam kualitas pendidikan Al-Qur’an lokal apabila didukung oleh pelatihan guru, fasilitas memadai, dan keterlibatan aktif masyarakat.

SOSIALISASI PENGGUNAAN WEBSITE DESA SEBAGAI MEDIA INFORMASI DAN PROMOSI POTENSI LOKAL PADA DESA MEKAR MUKTI KABUPATEN BANYUASIN

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di Desa Mekar Mukti, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, dengan tujuan informasi membangun website profil desa sebagai media dan promosi potensi lokal. Website ini diharapkan menjadi sarana yang efektif dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat terkait pelayanan desa, berita terkini, destinasi wisata, UMKM, dan kegiatan lainnya. Pengembangan website dilakukan menggunakan platform WordPress karena kemudahan dalam pengelolaan dan jangka waktu pengembangannya. Metode pelaksanaan kegiatan melibatkan partisipasi aktif perangkat desa dan masyarakat, sehingga mereka dapat memahami dan mengelola sistem secara mandiri. Hasil dari kegiatan ini adalah terbentuknya website yang dapat diakses publik dan berfungsi sebagai pusat informasi desa. Website ini juga mampu meningkatkan transparansi pemerintahan desa dan memperluas jangkauan promosi potensi lokal. Meski demikian, masih diperlukan penguatan kapasitas pengelola agar website dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan. Dengan adanya website ini, diharapkan Desa Mekar Mukti dapat lebih dikenal secara luas dan masyarakat memperoleh akses informasi dengan lebih mudah.   This community service activity was conducted in Mekar Mukti Village, Tanjung Lago Subdistrict, Banyuasin Regency, with the aim of developing a village profile website as a medium for disseminating information and promoting local potential. The website is expected to serve as an effective tool for delivering information to the public, including village services, the latest news, tourism destinations, local MSMEs, and other community activities. The website was developed using the WordPress platform due to its ease of use and flexible content management. The implementation method involved active participation from village officials and the community to ensure they could understand and manage the system independently. The result of this program is the successful development of a publicly accessible website that functions as the village’s information center. The website also enhances the transparency of local governance and expands the reach of local promotion efforts. However, further training is needed to strengthen the capacity of village administrators so that the website can be optimized and sustainably managed. Through this website, it is hoped that Mekar Mukti Village will gain broader recognition and that the community will have easier access to important village information.

TRANSFORMASI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA : PELATIHAN PENGEMBANGAN E-MODUL MENULIS TEKS BERITA BAGI GURU SMP SE-KOTA BANDAR LAMPUNG

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan dan hasil pelatihan pengembangan e-modul menulis teks berita bagi guru SMP se-Kota Bandar Lampung. Metode penelitian yang digunakan adalah participatory action research (PAR) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, angket pre-test dan post-test, serta wawancara semi-terstruktur. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan mengacu pada model Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan guru setelah mengikuti pelatihan. Skor rata-rata pemahaman struktur berita meningkat dari 55% menjadi 82%, penguasaan kaidah bahasa dari 50% menjadi 78%, kemampuan menulis teks berita dari 48% menjadi 80%, dan penguasaan teknologi e-modul dari 45% menjadi 85%. Peningkatan tersebut membuktikan efektivitas pelatihan berbasis praktik dalam meningkatkan keterampilan pedagogis maupun teknologis guru. Namun, peningkatan aspek kaidah kebahasaan relatif lebih rendah dibandingkan aspek lainnya, sehingga memerlukan tindak lanjut dalam pelatihan lanjutan.   This study aims to describe the implementation and results of training on developing an e-module for writing news texts for junior high school teachers in Bandar Lampung City. The research method used was participatory action research (PAR) with a descriptive qualitative approach. Data were collected through participant observation, pre- and post-test questionnaires, and semi-structured interviews. Data analysis was conducted using descriptive qualitative methods, referring to the Miles, Huberman, and Saldana model. The results showed a significant improvement in teacher skills after the training. The average score for understanding news structure increased from 55% to 82%, mastery of language rules from 50% to 78%, news text writing ability from 48% to 80%, and mastery of e-module technology from 45% to 85%. These improvements demonstrate the effectiveness of practice-based training in improving teachers' pedagogical and technological skills. However, improvement in linguistic rules was relatively low compared to other aspects, requiring follow-up training.

KAJIAN KITAB TA’LIMUL MUTA’ALLIM UNTUK PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER ISLAMI PESERTA DIDIK MTs PROGRESIF BUMI SHALAWAT TULANGAN SIDOARJO

Islamic character education is crucial in facing the challenges of globalization and the changing morals of the younger generation. One way to strengthen it is through the implementation of Ta'limul Muta'allim by Sheikh Az-Zarnuji, which emphasizes etiquette, sincerity, and perseverance in learning. The purpose of this activity is to see how the values ​​​​in the Ta'limul Muta'allim book are used to improve the Islamic character education of students at MTs Progresif Bumi Shalawat Tulangan Sidoarjo. The study employed the Asset-Based Community Development (ABCD) method, incorporating the stages of Discovery, Dream, Design, Define, and Do, to focus on the potential of teachers, students, and the madrasah environment. The results of the study indicate that implementing Ta'limul Muta'allim can strengthen Islamic character education by increasing discipline, honesty, respect for teachers, and spiritual awareness. This activity also creates a religious learning atmosphere and a harmonious relationship between teachers and students. The implementation of Ta'limul Muta'allim plays an important role in strengthening Islamic character education and can be used as a relevant learning model for madrasah.   Pendidikan karakter Islami menjadi hal penting dalam menghadapi tantangan globalisasi dan perubahan moral generasi muda. Salah satu upaya untuk memperkuatnya adalah melalui penerapan Ta’limul Muta’allim karya Syekh Az-Zarnuji yang menekankan adab, keikhlasan, dan ketekunan dalam belajar. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melihat bagaimana nilai-nilai dalam kitab Ta’limul Muta’allim digunakan untuk meningkatkan pendidikan karakter Islami peserta didik di MTs Progresif Bumi Shalawat Tulangan Sidoarjo. Penelitian menggunakan metode Asset-Based Community Development (ABCD) dengan tahapan Discovery, Dream, Design, Define, dan Do yang berfokus pada potensi guru, peserta didik, dan lingkungan madrasah. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan Ta’limul Muta’allim mampu memberikan penguatan terhadap pendidikan karakter Islami melalui peningkatan kedisiplinan, kejujuran, rasa hormat kepada guru, dan kesadaran spiritual. Kegiatan ini juga menciptakan suasana belajar yang religius serta hubungan yang harmonis antara guru dan peserta didik. Penerapan Ta’limul Muta’allim berperan penting dalam penguatan pendidikan karakter Islami dan dapat dijadikan model pembelajaran yang relevan bagi madrasah.

PERANCANGAN APLIKASI PRESENSI DAN KEGIATAN MAGANG DI FUNGSI ICT PT PERTAMINA HULU ROKAN ZONA 4 MENGGUNAKAN METODE WATERFALL

This internship attendance and activity application is designed to support the recording of attendance and documentation of student internship activities at the ICT Function of PT Pertamina Hulu Rokan Zone 4. The development method used is Waterfall, as it suits projects with clearly defined requirements from the outset. The application includes features such as daily attendance, leave requests, activity reports, and data summaries accessible by both users and administrators. This system is expected to improve the efficiency, accuracy, and organization of internship activity management.   Aplikasi presensi dan kegiatan magang ini dirancang untuk mendukung proses pencatatan kehadiran dan dokumentasi aktivitas magang mahasiswa/siswa di Fungsi ICT PT Pertamina Hulu Rokan Zona 4. Metode pengembangan yang digunakan adalah Waterfall, karena sesuai untuk proyek dengan kebutuhan yang telah ditentukan sejak awal. Aplikasi mencakup fitur seperti presensi harian, pengajuan izin, laporan kegiatan, dan rekap data yang dapat diakses oleh pengguna dan admin. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, akurasi, dan keteraturan dalam pengelolaan kegiatan magang.

SOSIALISASI DAN IMPLEMENTASI DEEP LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU DI SMA MUHAMMADIYAH 2 BANDAR LAMPUNG

This community service program aimed to improve teachers’ pedagogical competence through the socialization and implementation of Deep Learning approaches in classroom practice. Conducted at SMA Muhammadiyah 2 Bandar Lampung, the activity involved 57 teachers from various disciplines. Using a participatory and reflective training model, the program consisted of three main phases: conceptual socialization, collaborative workshops on learning module design, and mentoring for classroom implementation. Evaluation results showed that 90% of participants reported a clearer understanding of Deep Learning principles, 88% found the methods effective, and 90% felt more confident applying the approach in their teaching. Teachers also perceived increased student motivation and engagement after implementation. Overall, the activity succeeded in enhancing teachers’ readiness to design meaningful, reflective, and technology-integrated learning experiences aligned with 21st-century educational goals. This program underscores the importance of sustainable teacher development in fostering deep and transformative learning environments.   Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru melalui sosialisasi dan implementasi pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dalam praktik pembelajaran di kelas. Dilaksanakan di SMA Muhammadiyah 2 Bandar Lampung, kegiatan ini melibatkan 57 guru dari berbagai disiplin ilmu. Menggunakan model pelatihan partisipatif dan reflektif, program ini terdiri dari tiga fase utama: sosialisasi konseptual, lokakarya kolaboratif tentang perancangan modul pembelajaran, dan pendampingan untuk implementasi di kelas. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 90% peserta melaporkan pemahaman yang lebih jelas tentang prinsip-prinsip Pembelajaran Mendalam, 88% merasa metode ini efektif, dan 90% merasa lebih percaya diri dalam menerapkan pendekatan ini dalam pengajaran mereka. Guru juga merasakan peningkatan motivasi dan keterlibatan siswa setelah implementasi. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil meningkatkan kesiapan guru untuk merancang pengalaman belajar yang bermakna, reflektif, dan terintegrasi dengan teknologi yang selaras dengan tujuan pendidikan abad ke-21. Program ini menggarisbawahi pentingnya pengembangan guru yang berkelanjutan dalam mendorong lingkungan belajar yang mendalam dan transformatif.

PENDAMPINGAN GURU PAI UNTUK INTERNALISASI KARAKTER RELIGIUS DAN DISIPLIN MELALUI PEMBIASAAN BAIK DI MASA PRA-PEMBELAJARAN SMK WALISONGO 1 GEMPOL

The decline in student behaviour at SMK Walisongo 1 Gempol, evidenced by a mere 60% compliance with rules, prompted the introduction of this community service programme. The programme focuses on optimising the role of Islamic Education (PAI) teachers in instilling religious values and discipline through the development of structured habits. Using Participatory Action Research (PAR), the programme was carried out over three months by two teachers and 120 students in three stages: education, action and reflection. Specific actions included monitoring attributes, setting tasks and organising regular recitations of Asmaul Husna, Sholawat Burdah and Surat Al-Mulk. Significant results were achieved: rule compliance increased by 28% to 88%, participation in religious practices increased by 37% to 82%, and religious reading implementation reached 85%. The programme succeeded in establishing three sustainable institutions: a daily monitoring system, weekly reflection and an industrial-style morning assembly culture, to ensure continuous character transformation.   Menurunnya perilaku siswa di SMK Walisongo 1 Gempol, yang dibuktikan dengan kepatuhan terhadap peraturan yang hanya mencapai 60%, mendorong dilaksanakannya program pengabdian masyarakat ini. Program ini berfokus pada pengoptimalan peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menanamkan nilai-nilai religius dan disiplin melalui pengembangan kebiasaan yang terstruktur. Menggunakan Penelitian Tindakan Partisipatif (Participatory Action Research - PAR), program ini dilaksanakan selama tiga bulan oleh dua guru dan 120 siswa dalam tiga tahap: edukasi, tindakan, dan refleksi. Tindakan spesifik yang dilakukan meliputi pemantauan atribut, penetapan tugas, dan pengorganisasian pembacaan rutin Asmaul Husna, Salawat Burdah, dan Surat Al-Mulk. Hasil yang signifikan berhasil dicapai: kepatuhan terhadap aturan meningkat sebesar 28% menjadi 88%, partisipasi dalam praktik keagamaan meningkat sebesar 37% menjadi 82%, dan implementasi bacaan religius mencapai 85%. Program ini berhasil membentuk tiga pranata yang berkelanjutan: sistem pemantauan harian, refleksi mingguan, dan budaya apel pagi ala industri, untuk menjamin transformasi karakter yang berkelanjutan.

IMPLEMENTASI MQ METHOD DALAM PENINGKATAN TAHSIN SANTRI TPQ NU DI DESA SANGGARAN TAMBAK LEKOK

This study aims to analyze the implementation of the MQ (Madrasatul Qur’an) Method as an effort to improve the quality of tahsin among students at the Qur’an Learning Center (TPQ) in Sanggaran Village, Tambak Lekok. The background of this research is the low ability of some students to pronounce Arabic letters correctly and fluently. This research employed a descriptive qualitative method with data collected through observation, interviews, and documentation. The findings indicate that the implementation of the MQ Method consists of three main stages: reading habituation, intensive mentoring, and regular evaluation. The method proved effective in improving students’ tahsin skills, as evidenced by better articulation accuracy, fluency in recitation, and increased motivation to refine their Qur’anic reading. Supporting factors include competent instructors, students’ learning motivation, and institutional support from TPQ management. However, limited learning time and inadequate facilities remain as obstacles. In conclusion, the MQ Method can serve as a strategic alternative to enhance tahsin quality in basic-level Qur’anic education institutions.   Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Metode MQ (Madrasatul Qur’an) sebagai upaya peningkatan kualitas tahsin santri di TPQ Desa Sanggaran Tambak Lekok. Latar belakang penelitian ini adalah masih rendahnya kemampuan sebagian santri dalam melafalkan huruf hijaiyah secara benar dan tartil. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Metode MQ dilakukan melalui tiga tahapan utama, yaitu pembiasaan bacaan, pendampingan intensif, dan evaluasi rutin. Metode ini terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan tahsin santri, yang ditunjukkan dengan peningkatan ketepatan makhraj, kelancaran membaca, serta kesungguhan santri dalam memperbaiki bacaan. Faktor pendukung keberhasilan meliputi kompetensi ustaz, motivasi santri, dan dukungan pengelola TPQ. Adapun hambatan yang ditemukan adalah keterbatasan waktu dan fasilitas pembelajaran. Kesimpulannya, Metode MQ dapat dijadikan alternatif strategis dalam meningkatkan kualitas pembelajaran tahsin di lembaga pendidikan Al-Qur’an tingkat dasar.

MENGEMBANGKAN KREATIFITAS SISWA MELALUI PROGRAM CREATIVE DIGITAL LEARNING WITH CANVA

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas siswa melalui program Creative Digital Learning di SMA Negeri 8 Makassar. Kegiatan ini melibatkan 28 siswa sebagai peserta yang mengikuti workshop intensif selama sepuluh hari dengan fokus pada pengembangan keterampilan desain digital menggunakan platform Canva. Kegiatan ini dilaksanakan dengan empat tahap pelaksanaan: tahap persiapan (hari 1-2), tahap pembelajaran dasar (hari 3-5), tahap pengembangan (hari 6-8), dan tahap evaluasi dan refleksi (hari 9-10). Data dikumpulkan melalui observasi peserta selama kegiatan berkangsung, wawancara mendalam, dan dokumentasi karya siswa. Analisis dilakukan menggunakan thematic analisis. Hasil dari program ini menunjukkan empat tema utama yang menonjol: peningkatan kepercayaan diri siswa dalam mengekspresikan ide kreatif, pengembangan keterampilan teknis dalam menggunakan tools desain digital, stimulasi kreativitas melalui eksplorasi visual, dan terbentuknya kolaborasi positif antar siswa. Program ini terbukti efektif meningkatkan kemampuan kreatif desain digital siswa dimana mayoritas peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan mampu menciptakan karya original yang mencerminkan kreativitas individual mereka. Program Creative Digital Learning with Canva juga berhasil mengembangkan kreativitas siswa dan memberikan keterampilan praktis yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari maupun akademik.   This community service program aims to enhance student creativity through the Creative Digital Learning program at SMA Negeri 8 Makassar. Twenty-eight students participated in a ten-day intensive workshop focused on developing digital design skills using the Canva platform. The program consisted of four phases: preparation (days 1-2), basic learning (days 3-5), development (days 6-8), and evaluation and reflection (days 9-10). Data was collected through participant observation, in-depth interviews, and documentation of student work. Thematic analysis was used. The results of the program revealed four main themes: increased student confidence in expressing creative ideas, development of technical skills in using digital design tools, stimulation of creativity through visual exploration, and the formation of positive collaboration among students. The program proved effective in enhancing students' creative digital design skills, with the majority of participants demonstrating high enthusiasm and creating original works that reflected their individual creativity. The Creative Digital Learning with Canva program has also successfully developed students' creativity and provided practical skills that can be applied in both everyday life and academics.

PELATIHAN KEPANDUAN PENGHELA HIZBUL WATHAN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN KEPEMIMPINAN DAN MOUNTAINEERING PADA SISWA SMK MUHAMMADIYAH 2 LEKOK

This community service activity aims to improve students' leadership and mountaineering skills through Hizbul Wathan (HW) Scout Training at SMK Muhammadiyah 2 Lekok, Pasuruan Regency. The method used is Participatory Action Research (PAR), involving 20 active HW students, two coaches, and one student affairs teacher as collaborators. The activity was carried out over three months (July–September 2025) through three cycles of action: planning, implementation, observation, and reflection. Data were collected through participatory observation, interviews, documentation, and pre-test and post-test questionnaires. The results showed a significant increase in leadership skills of 34.4% and mountaineering skills of 55.8%. Participants showed improvement in communication, responsibility, decision-making, and technical skills such as land navigation, rope work, and risk management in the outdoors. The PAR approach proved effective in fostering active participation, collaboration, and a sense of responsibility among participants. In addition to strengthening technical skills, this training also served as a means of character and spiritual development based on Islamic values such as trustworthiness, brotherhood, and social responsibility.   Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kepemimpinan dan keterampilan mendaki gunung siswa melalui Pelatihan Pramuka Hizbul Wathan (PW) di SMK Muhammadiyah 2 Lekok, Kabupaten Pasuruan. Metode yang digunakan adalah Penelitian Aksi Partisipatif (PAR), yang melibatkan 20 siswa PW aktif, dua pembina, dan satu guru kesiswaan sebagai kolaborator. Kegiatan dilaksanakan selama tiga bulan (Juli–September 2025) melalui tiga siklus tindakan: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara, dokumentasi, serta kuesioner pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada keterampilan kepemimpinan sebesar 34,4% dan keterampilan mendaki gunung sebesar 55,8%. Peserta menunjukkan peningkatan dalam komunikasi, tanggung jawab, pengambilan keputusan, dan keterampilan teknis seperti navigasi darat, kerja tali, dan manajemen risiko di alam terbuka. Pendekatan PAR terbukti efektif dalam menumbuhkan partisipasi aktif, kolaborasi, dan rasa tanggung jawab di antara peserta. Selain memperkuat keterampilan teknis, pelatihan ini juga berfungsi sebagai sarana pengembangan karakter dan spiritual yang berlandaskan nilai-nilai Islam seperti amanah, persaudaraan, dan tanggung jawab sosial.

PELATIHAN MENULIS CERITA ANAK EDUKATIF BAGI GURU SEKOLAH DASAR KOTA BANDAR LAMPUNG

The literacy skills of Indonesian children remain relatively low, while elementary school teachers play a crucial role in fostering reading interest and shaping students’ character through educational media such as children’s stories. However, many teachers still lack the ability to write engaging and meaningful stories that suit students’ psychological development. To address this issue, this community service program focuses on training elementary school teachers in Bandar Lampung to write educational children’s stories. The training aims to enhance teachers’ creativity and writing competence in producing stories that are not only entertaining but also instill character values such as honesty, responsibility, and cooperation. The activities are conducted through a participatory approach involving material presentation, writing practice, and mentoring sessions. The results indicate an improvement in participants’ understanding, skills, and positive attitudes toward writing educational children’s stories, as reflected in the comparison between pre- and post-training evaluations.   Kemampuan literasi anak-anak Indonesia masih tergolong rendah, sementara guru sekolah dasar memiliki peran penting dalam menumbuhkan minat baca serta membentuk karakter siswa melalui media edukatif seperti cerita anak. Namun, banyak guru belum memiliki keterampilan menulis cerita anak yang menarik, bermakna, dan sesuai dengan perkembangan psikologis siswa. Untuk menjawab permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian ini difokuskan pada pelatihan penulisan cerita anak edukatif bagi guru sekolah dasar di Kota Bandar Lampung. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan kompetensi menulis guru dalam menghasilkan cerita anak yang tidak hanya menghibur, tetapi juga sarat nilai-nilai karakter seperti kejujuran, tanggung jawab, dan kerja sama. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif yang meliputi penyampaian materi, praktik penulisan, dan pendampingan. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman, keterampilan, serta sikap positif peserta terhadap penulisan cerita anak edukatif, yang tercermin dari perbandingan hasil evaluasi sebelum dan sesudah pelatihan.

MODEL PELATIHAN PUBLIC SPEAKING EFEKTIF: STUDI KASUS IMPLEMENTASI PSIKOLOGI KOMUNIKASI UNTUK PENINGKATAN KAPABILITAS BAHASA DAN KOMUNIKASI KARYAWAN CAFE

The literacy skills of Indonesian children remain relatively low, while elementary school teachers play a crucial role in fostering reading interest and shaping students’ character through educational media such as children’s stories. However, many teachers still lack the ability to write engaging and meaningful stories that suit students’ psychological development. To address this issue, this community service program focuses on training elementary school teachers in Bandar Lampung to write educational children’s stories. The training aims to enhance teachers’ creativity and writing competence in producing stories that are not only entertaining but also instill character values such as honesty, responsibility, and cooperation. The activities are conducted through a participatory approach involving material presentation, writing practice, and mentoring sessions. The results indicate an improvement in participants’ understanding, skills, and positive attitudes toward writing educational children’s stories, as reflected in the comparison between pre- and post-training evaluations.   Kemampuan literasi anak-anak Indonesia masih tergolong rendah, sementara guru sekolah dasar memiliki peran penting dalam menumbuhkan minat baca serta membentuk karakter siswa melalui media edukatif seperti cerita anak. Namun, banyak guru belum memiliki keterampilan menulis cerita anak yang menarik, bermakna, dan sesuai dengan perkembangan psikologis siswa. Untuk menjawab permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian ini difokuskan pada pelatihan penulisan cerita anak edukatif bagi guru sekolah dasar di Kota Bandar Lampung. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan kompetensi menulis guru dalam menghasilkan cerita anak yang tidak hanya menghibur, tetapi juga sarat nilai-nilai karakter seperti kejujuran, tanggung jawab, dan kerja sama. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif yang meliputi penyampaian materi, praktik penulisan, dan pendampingan. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman, keterampilan, serta sikap positif peserta terhadap penulisan cerita anak edukatif, yang tercermin dari perbandingan hasil evaluasi sebelum dan sesudah pelatihan.

PELATIHAN STORYNOMICS TOURISM BERBASIS BUDAYA UNTUK MENGEMBANGKAN KREATIVITAS BAGI MULI MEKHANAI

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kreativitas komunitas Muli Mekhanai dalam menggali, menyusun, dan menyampaikan narasi budaya lokal sebagai sarana promosi destinasi. Berdasarkan hasil identifikasi permasalahan, mitra masih menghadapi keterbatasan dalam memahami konsep storynomics, rendahnya keterampilan menarasikan budaya lokal secara menarik, serta kurangnya penguasaan media digital sebagai alat komunikasi promosi. Oleh karena itu, solusi yang ditawarkan adalah pelatihan terpadu yang mencakup: (1) pemahaman konseptual tentang storynomics Tourism dan pariwisata budaya, (2) teknik penggalian dan penulisan cerita budaya lokal, (3) pelatihan komunikasi visual dan produksi konten digital, serta (4) presentasi dan pembuatan proyek akhir narasi destinasi berbasis budaya. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi teoritis, workshop kreatif, praktik produksi konten, dan bimbingan teknis. Kegiatan ini diharapkan menghasilkan luaran berupa peningkatan kapasitas naratif peserta, portofolio konten promosi berbasis cerita budaya lokal, serta modul pelatihan storynomics yang dapat direplikasi. Dampak jangka panjang yang dituju adalah terciptanya duta wisata yang tidak hanya representatif secara fisik, tetapi juga memiliki kecakapan naratif dan digital dalam mempromosikan pariwisata yang berakar pada nilai-nilai budaya Lampung dan Indonesia secara luas.   This community service activity aims to increase the capacity and creativity of the Muli Mekhanai community in exploring, compiling, and conveying local cultural narratives as a means of destination promotion. Based on the identified problems, partners still face limitations in understanding the concept of storynomics, low skills in narrating local culture in an engaging manner, and a lack of mastery of digital media as a promotional communication tool. Therefore, the solution offered is integrated training that includes: (1) a conceptual understanding of storynomics in tourism and cultural tourism, (2) techniques for exploring and writing local cultural stories, (3) training in visual communication and digital content production, and (4) presentation and creation of a final project on a culture-based destination narrative. The implementation method includes theoretical material delivery, creative workshops, content production practice, and technical guidance. This activity is expected to produce outcomes in the form of increased narrative capacity for participants, a portfolio of promotional content based on local cultural stories, and a replicable storynomics training module. The intended long-term impact is the creation of tourism ambassadors who are not only physically representative but also possess narrative and digital skills in promoting tourism rooted in the cultural values ​​of Lampung and Indonesia more broadly.

PENERAPAN METODE TILAWATI UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS BACAAN AL-QUR`AN DI TK MAMBAUL FALAH PAKAL SURABAYA

This study examines how the tilawati approach is implemented at Mambaul Falah Pakal Kindergarten in Surabaya to improve students' Quran reading skills. The purpose of this study was to determine the factors that influence children's understanding of Quranic recitation and how the tilawati method can improve it. This study aimed to improve the quality of Quranic recitation at Mambaul Falah Pakal Kindergarten in Surabaya by implementing the tilawati approach. The research subjects were children and their guardians, as well as male and female teachers. The researchers used documentation, interviews, and observation to collect information. Structured data sharing, data interpretation, and editing were some of the methods used to prepare the data. Overall, the study shows that the implementation of the tilawati technique in Quranic pedagogy at Mambaul Falah Pakal Kindergarten in Surabaya has been quite successful. This is because both male and female teachers have a deep and comprehensive understanding of the tilawati technique. A conducive atmosphere for learning the Qur'an through the tilawati method, supporting facilities and infrastructure, as well as the desire of parents and students to learn to read the Qur'an are important aspects.   Penelitian ini mengkaji bagaimana pendekatan tilawati diterapkan di TK Mambaul Falah Pakal, Surabaya, untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi pemahaman anak terhadap bacaan Al-Qur'an dan bagaimana metode tilawati dapat meningkatkannya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur'an di TK Mambaul Falah Pakal, Surabaya, dengan menerapkan pendekatan tilawati. Subjek penelitian adalah anak-anak dan wali mereka, serta ustadz dan ustadzah. Peneliti menggunakan dokumentasi, wawancara, dan observasi untuk mengumpulkan information. Pembagian data terstruktur, interpretasi data, dan penyuntingan merupakan beberapa metode yang digunakan untuk menyiapkan information. Secara keseluruhan, penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknik tilawati dalam pedagogi Al-Qur'an di TK Mambaul Falah Pakal di Surabaya telah cukup berhasil. Hal ini dikarenakan baik guru laki-laki maupun perempuan memiliki pemahaman yang mendalam dan komprehensif dalam menerapkan teknik tilawati. Suasana yang kondusif untuk belajar Al-Qur'an melalui metode tilawati, sarana dan prasarana pendukung, serta keinginan orang tua dan siswa untuk belajar membaca Al-Qur'an merupakan Aspek penting.

IMPLEMENTASI PROGRAM KKNT DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA BUNGA KARANG

This study aims to describe the implementation of the KKN-T program in empowering the community of Bunga Karang Village, Tanjung Lago District, Banyuasin Regency. A qualitative descriptive method was employed to obtain an in-depth understanding of the program implementation. Data were collected through observation, interviews, and documentation during the KKN-T activities. The results indicate that the KKN-T program had a positive impact on the community, particularly in the fields of education, health, environmental sustainability, and village infrastructure development. Teaching activities in elementary schools increased students’ learning motivation and character development, health socialization programs enhanced community awareness of stunting prevention and balanced nutrition, environmental greening activities improved village aesthetics, and the construction of a village gate strengthened local identity. Overall, the implementation of KKN-T encouraged community participation, contributed to sustainable village development, and provided valuable experiential learning for students.   Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi program KKN-T dalam pemberdayaan masyarakat di Desa Bunga Karang, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama pelaksanaan kegiatan KKN-T. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program KKN-T memberikan dampak positif bagi masyarakat desa, khususnya dalam bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan pembangunan fisik desa. Kegiatan mengajar di sekolah dasar meningkatkan motivasi dan karakter siswa, sosialisasi kesehatan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai stunting dan gizi, program penghijauan memperbaiki kualitas lingkungan, serta pembangunan gapura memperkuat identitas desa. Secara keseluruhan, implementasi KKN-T mampu mendorong partisipasi masyarakat dan memberikan manfaat nyata bagi pembangunan desa sekaligus menjadi sarana pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa.

PSIKOEDUKASI MENGENALI DAN MENGELOLA STRES MELALUI MEDIA POHON SYUKUR UNTUK MENINGKATKAN KESEHATAN MENTAL IBU-IBU DI DESA BUNGA KARANG

This community service program aims to enhance the understanding and skills of mothers in Bunga Karang Village in managing stress through psychoeducation and the reflective Gratitude Tree activity. Initial observations showed that participants experienced emotional pressure due to multiple roles, household responsibilities, and economic demands. Through psychoeducation, participants gained new knowledge about the concept of stress, its causes, symptoms, and simple strategies to manage it. The Gratitude Tree activity helped participants shift their focus from daily stressors to positive life experiences while providing a safe and enjoyable medium for emotional expression. The activity also strengthened social support among participants through shared reflection. Manual measurement using the Perceived Stress Scale (PSS) indicated a decrease in stress scores from an average of 19.4 to 12.8, based on Cohen’s scoring guidelines. These findings demonstrate that community-based interventions combining psychoeducation and gratitude practices can effectively improve emotional regulation and mental well-being among mothers. Overall, the program is effective, easy to implement, and suitable for replication in similar community settings.   Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan ibu-ibu di Desa Bunga Karang dalam mengelola stres melalui psikoedukasi dan aktivitas reflektif Pohon Syukur. Observasi awal menunjukkan bahwa peserta mengalami tekanan emosional akibat peran ganda, tuntutan domestik, serta beban ekonomi keluarga. Melalui psikoedukasi, peserta memperoleh pemahaman mengenai konsep stres, faktor penyebab, tanda-tanda, dan strategi sederhana untuk mengelolanya. Aktivitas Pohon Syukur membantu peserta mengalihkan fokus dari tekanan menuju pengalaman positif, sekaligus menjadi sarana ekspresi emosional yang aman dan menyenangkan. Kegiatan ini juga memperkuat dukungan sosial antarpeserta melalui suasana kebersamaan. Pengukuran manual menggunakan Perceived Stress Scale (PSS) menunjukkan penurunan skor stres dari rata-rata 19,4 menjadi 12,8, berdasarkan pedoman penskoran Cohen. Temuan ini menunjukkan bahwa intervensi komunitas berbasis psikoedukasi dan latihan syukur mampu meningkatkan regulasi emosi dan kesehatan mental ibu-ibu. Secara keseluruhan, program ini efektif, mudah diterapkan, dan berpotensi direplikasi pada komunitas serupa.

MENGENAL POTENSI DESA TANJUNG LAGO DALAM MENDUKUNG PEMBANGUNAN DESA BERKELANJUTAN KABUPATEN BANYUASIN

Desa Tanjung Lago, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin memiliki potensi yang beragam dalam mendukung pembangunan desa berkelanjutan, khususnya pada aspek sumber daya manusia dan ekonomi lokal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengenal dan mengembangkan potensi Desa Tanjung Lago melalui program pendidikan dan penguatan ekonomi masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Program pendidikan dilaksanakan melalui kegiatan mengajar yang berfokus pada peningkatan literasi, numerasi, dan keterampilan komunikasi anak-anak usia sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keaktifan, kepercayaan diri, serta kemampuan dasar siswa dalam proses pembelajaran. Selain itu, potensi ekonomi desa terlihat dari keberadaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang memanfaatkan sumber daya lokal. Meskipun masih menghadapi keterbatasan dalam pengelolaan dan pemasaran, UMKM memiliki peluang untuk dikembangkan melalui pendampingan berkelanjutan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pengenalan potensi desa dapat menjadi dasar penting dalam mendukung pembangunan desa berkelanjutan.   Tanjung Lago Village, Tanjung Lago District, Banyuasin Regency, has diverse potential to support sustainable village development, particularly in human resources and the local economy. This community service activity aims to identify and develop the potential of Tanjung Lago Village through educational programs and community economic empowerment. The method used was a qualitative approach using observation, interviews, and documentation. The educational program was implemented through teaching activities focused on improving literacy, numeracy, and communication skills in school-age children. The results of the activity showed an increase in student engagement, self-confidence, and basic skills in the learning process. Furthermore, the village's economic potential is evident in the presence of micro, small, and medium enterprises (MSMEs) that utilize local resources. Although still facing limitations in management and marketing, MSMEs have opportunities to develop through ongoing mentoring. This activity demonstrates that identifying village potential can be an important foundation in supporting sustainable village development.

OPTIMALISASI PERAN MAHASISWA DALAM PENGEMBANGAN MASYARAKAT DESA PURWOSARI MELALUI PROGRAM KERJA NYATA TEMATIK

This article focuses on a comprehensive explanation of the implementation and analysis to enhance the role of students in community development in Purwosari Village, Tanjung Lago District, Banyuasin Regency. The service implementation is carried out using the Participatory Action Research (PAR) method, where the community plays an active role in identifying problems, planning programs, carrying out activities, and evaluating results. This community service program revolves around five main areas: education, social, economic (UMKM), environment, and village administration. The implementation results show that the presence of students has a significant positive impact, including improving communication skills and self-confidence of elementary students, encouraging awareness of good social behavior and environmental care, broadening the insights of MSME actors regarding business management and marketing, and supporting the village government in collecting population data and identifying areas. The KKNT program also strengthens social ties between students and the community and encourages community involvement in village development activities.  Therefore, it can be concluded that KKNT is an effective community service strategy to optimize the role of students as agents of social change who also support participatory and sustainable village development.   Artikel ini berfokus pada penjelasan menyeluruh tentang pelaksanaan serta analisis untuk meningkatkan peran mahasiswa dalam pengembangan komunitas di Desa Purwosari, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin. Pelaksanaan pengabdian dilakukan dengan metode Participatory Action Research (PAR), di mana masyarakat berperan sebagai subjek aktif dalam mengidentifikasi masalah, merencanakan program, menjalankan kegiatan, dan mengevaluasi hasil. Program pengabdian ini berkisar pada lima area utama: pendidikan, sosial kemasyarakatan, ekonomi (UMKM), lingkungan, dan administrasi desa. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa kehadiran mahasiswa memberikan dampak positif yang signifikan, antara lain dalam meningkatkan keterampilan komunikasi dan kepercayaan diri siswa tingkat dasar, menyemangati kesadaran terhadap perilaku sosial yang baik dan kepedulian lingkungan, memperluas wawasan pelaku UMKM mengenai pengelolaan dan pemasaran bisnis, serta mendukung pemerintah desa dalam pengumpulan data kependudukan dan identifikasi wilayah. Program KKNT juga memperkuat ikatan sosial antara mahasiswa dan masyarakat serta mendorong keterlibatan warga dalam kegiatan pembangunan desa. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa KKNT menjadi strategi pengabdian yang efektif untuk mengoptimalkan peran mahasiswa sebagai agen perubahan sosial yang turut mendukung pembangunan desa yang partisipatif dan berkelanjutan.

OPTIMALISASI POTENSI DESA MELALUI PROGRAM AIR BERSIH, PENGHIJAUAN, PEMBERDAYAAN UMKM, DAN EDUKASI MASYARAKAT DESA TANJUNG LAGO KECAMATAN TANJUNG LAGO KABUPATEN BANYUASIN

The Thematic Community Service Program (KKNT) in Mulia Sari Village, Tanjung Lago District, Banyuasin Regency, aims to optimize village potential through strengthening the education sector, empowering MSMEs, and streamlining village administration. Key issues identified included limited promotional media for local businesses and the need to strengthen the character of elementary school students. A descriptive qualitative method was used with a participatory approach, with the community actively involved as program partners. The results indicate that the learning assistance program at SDN 3 Tanjung Lago successfully increased students' socio-emotional awareness. In the economic sector, the creation of promotional media in the form of stickers and banners effectively enhanced the visual identity of MSMEs. Furthermore, the digitalization of village administration helped accelerate public services. Overall, the KKNT program has had a positive impact on village independence and the sustainable strengthening of local human resource capacity.   Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) di Desa Mulia Sari, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, bertujuan untuk mengoptimalkan potensi desa melalui penguatan sektor pendidikan, pemberdayaan UMKM, dan efisiensi administrasi desa. Permasalahan utama yang diidentifikasi meliputi keterbatasan media promosi bagi pelaku usaha lokal serta perlunya penguatan karakter pada siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan partisipatif, di mana masyarakat terlibat aktif sebagai mitra program. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan belajar di SDN 3 Tanjung Lago berhasil meningkatkan kesadaran sosial-emosional siswa. Di sektor ekonomi, pembuatan media promosi berupa stiker dan spanduk efektif meningkatkan identitas visual UMKM. Selain itu, digitalisasi administrasi desa membantu mempercepat pelayanan publik. Secara keseluruhan, program KKNT ini berhasil memberikan dampak positif bagi kemandirian desa dan penguatan kapasitas sumber daya manusia lokal secara berkelanjutan.

PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK ECOPRINT: UPAYA MENINGKATKAN KREATIVITAS ANAK USIA DINI

Creativity is an important aspect of childhood development and plays an important role in shaping the ability to think critically, to solve problems and to express freely. This study uses class action research (PTK). Cycle I focuses on problem identification and data collection, while cycle II focuses on corrective actions and evaluation. The project-based learning used is the creation of an ecoprint, data is collected through direct observation in the classroom, and with documentation to collect the assessment process of class actions. The results that occurred were that the children were able to express and combine natural materials in ecoprint activities and the children were able to express their opinions about their work.   Kreativitas adalah aspek penting dari perkembangan masa kanak-kanak dan berperan penting dalam membentuk kemampuan untuk berpikir kritis, untuk menyelesaikan masalah dan mengekspresikan secara bebas.Penelitian ini mengunakan peneltian penelitian tindakan kelas(PTK). Pada siklus I berfokus pada identifikasi masalah dan pengumpulan data, sedangkan  siklus II berfokus pada tindakan perbaikan dan evaluasi. Pembelajaran berbasis proyek yang digunakan yatitu pembuatan ecoprint ,data dikumpulkan melalui observasi langsung dikelas,dan dengan dokumentasi untukmengumpulkan proses penilaian tindakatan kelas. Adapun subjek untuk penelitian dengan 10 anak usia dini berusia 5-6 tahun. Hasil yang terjadi anak-anak mampu mengespresikan dan mengombinasikan bahan alam pada kegiatan ecoprint dan anak mampu mengungkapkan pendapat tentang hasil karyanya.

PELATIHAN DISAIN UI DAN UX MENGGUNAKAN APLIKASI FIGMA DALAM MEMBUAT WEBSITE

This community service activity aims to design the UI/UX of the Tanjung Lago Village Website, South Sumatra, to support the development of a digital-based village information system. The main problems faced by the village include limited online information media, unstructured documentation of activities, and difficulties experienced by village officials in managing digital data. To address these issues, the Design Thinking method was applied, which consists of the empathize, define, ideate, prototype, and test stages. The design process involved village officials and the community through observations and interviews to identify user needs. The results of this activity include a UI/UX blueprint of the village website consisting of information architecture, wireframes, mockups, and interactive prototypes developed using Figma. The design presents a clear navigation structure, simple interface, and key features such as village profiles, news, and activity documentation. This activity is expected to serve as a foundation for developing an informative, user-friendly village website that supports transparency and digital-based public services.   Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk merancang UI/UX Website Desa Tanjung Lago, Sumatera Selatan, sebagai upaya mendukung pengembangan sistem informasi desa berbasis digital. Permasalahan utama yang dihadapi desa adalah keterbatasan media informasi daring, dokumentasi kegiatan yang belum terstruktur, serta kesulitan perangkat desa dalam mengelola data secara digital. Untuk mengatasi hal tersebut, digunakan metode Design Thinking yang meliputi tahapan empathize, define, ideate, prototype, dan test. Proses perancangan dilakukan dengan melibatkan perangkat desa dan masyarakat melalui observasi dan wawancara untuk menggali kebutuhan pengguna. Hasil kegiatan berupa blueprint UI/UX website desa yang terdiri dari arsitektur informasi, wireframe, mockup, dan prototipe interaktif berbasis Figma. Rancangan yang dihasilkan menampilkan struktur navigasi yang jelas, tampilan sederhana, serta fitur utama seperti profil desa, berita, dan dokumentasi kegiatan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pemerintah desa dalam mengembangkan website desa yang informatif, mudah digunakan, dan mendukung transparansi serta pelayanan publik berbasis digital.

Indexer Sites